Hidup Yang Kita Takuti
Posted by Badru Tamam Mifka pada 22 November 2006
Catatan Harian 2006
Hidup yang patut kita takuti adalah merasa kalah dalam masalah, tercekat dalam semangat dan hilangnya harapan dalam perlawanan. Telah kita temukan kegelisahan dan kecemasan, meski—kita tahu—kegelisahan dan kecemasan ini tak selamanya nyaman. Tapi, ada puisi-puisi kita yang sebenarnya belum selesai, tak kunjung usai. Juga telah coba kita bacakan tetapi sebagian makna acapkali tak punya bahasa untuk dirayakan. Tak usah khawatir selama kita percaya bahwa ada banyak hal yang belum kita pikirkan, kita pertanyakan, kita kerjakan…
Merasa lelah adalah kalah. Kita ada ketika kita memapah satu sama lain…