||
you're reading...
Zero

Kamus Sunda


SUNDA-INDONESIA INDONESIA-SUNDA     SUNDA-SUNDA

A B C D E  F  G  H  I  J  K  L  M  N  O  P  R  S  T  U  W  Y

C

Caah = banjir. Caah dèngdèng = banjir banding. Cacaahan = banjir terus-menerus

Caang = 1. terang. 2. bersih dari pepohonan yang tadinya menghalangi sinar matahari. Caang pikir = arti kiasan: pandai, berotak èncèr

Cabak = 1. sentuh, pegang. 2. kerja, tingkah, kelakuan. Nyabak = menyentuh. Samar cabak = salah tingkah. Pacabakan = pekerjaan, mata pencaharian

Cabar = hilang dayanya, tidak manjur lagi (guna-guna, dsb.)

Cabok, nyabok = menempeleng, manabok

Cabol = pendek, katai (orang)

Cabut, nyabut = mencabut

Cacad = cacat. Nyacad = menghina, mencela

Cacadan = kayu lurus penarik bajak

Cacah = 1. rakyat kebanyakan, rakyat biasa. 2. hitungan. Cacah jiwa = hitungan banyaknya rakyat, sensus penduduk

Cacak, cacakan = walaupun

Cacampah, nyacampah = merendahkan kepandaian atau derajat orang lain.

Cacap = 1. habis, misal: nyacapkeun kapanasaran, menghabiskan rasa penasaran. 2. jujur. 3. sangat, amat.

Cacar = penyakit cacar. Nyacar = menyiangi.

Cacarakan = abjad Sunda: ha, na, ca, ra, ka, da, ta, sa, wa, la, pa, ja, ya, nya, ma, ba, ta, nga. Cacarakan kènèh = baru belajar, belum benar-benar bisa.

Cacarèkan = nadar, kaul

Cadèl = pelat; kurang sempurna mengucapkan huruf R (er)

Cadok = dagu yang menyodor ke depan

Cadu = 1. tabu, pantang. 2. tidak akan, tidak pernah, misal: cadu mundur: pantang mundur, tidak akan mundur; cadu mandi: tidak pernah mandi.

Cag = kata antar untuk menyimpan atau menunda garapan

Cagak = cabang dua

Cagap, nyagap = menyentuh, meraba

Cager, dicageranan = dibatasi, tidak boleh mengambil makanan sesuka hati.

Cageur, sehat, sembuh.

Cahara, kehormatan.

Caheum, 1. tulang rahang bawah; 2. mulut, bahasa kasar sekali dari sungut.

Cai, air.

Cai caracak, atau cikaracak, air yang menetes dari mata air.

Cai leuncang atau cileuncang, air hujan yang tertahan di atas tanah.

Cai nyusu atau cinyusu, mata air.

Cai atah atau ciatah, air mentah.

Cai asak atau ciasak, air matang, air masak.

Cai herang atau ciherang, air bening.

Cai  peureu atau cipeureu, air tanah yang mengandung zat seperti karat.

Cai mulang atau cai malik, sebagian air sungai yang berbalik ke hulu karena tertahan sesuatu.

Cai gurat, ungkapan; plin-plan, suka mengingkari janji.

Lemah cai, tanah air.

Cakah-cikih, bekerja sibuk sambil hilir mudik ke sana ke mari; atau pura-pura sibuk agar mendapat pujian.

Cakakak, kata antar untuk tertawa terbahak-bahak.

Cakar, 1. nyakar, mencakar; 2. tapak atau bekas kaki ayam, dsb.

Cakcak, cecak.

Cakcak bodas, 1. cecak putih; 2. arti kiasan: amta-mata musuh; orang yang suka menceritakan perkataan atau perbuatan kita pada pihak lain.

Cakclak, nyakcalak, ngeclak, menetes; menitik.

Cakep, cakap.

Caket, dekat; bahasa halus dari deukeut.

Cakeutreuk, hitam dan agak kotor.

Hideung cakeutreuk, hitam menjijikan.

Cakueum, agak gelap dan membuat tidak kerasan; menyeramkan (penerangan).

Cakung, katak pohon.

Calacah, abu rokok.

Cala-culu, 1. bicara tidak karuan seperti anak kecil; 2. kurang ajar, tidak tahu adapt.

Caladi, burung pelatuk.

Calakan, cerdas, pintar.

Calakatak, kata antar untuk tertawa nikmat.

Calana, celana.

Calangap, membuka mulut seperti mau menyuap makanan.

Calawak, menganga, membuka mulut lebar-lebar.

Caletot, kacaletot, tidak sengaja menceritakan rahasia atau perkataan yang tidak pantas diucapkan.

Caletre, agak kotor, tidak terlalu bersih.

Caleuhak, cacaleuhakan, makan dengan senang dengantidak menghiraukan sopan santun.

Caleuy, lesu, seperti tidak bergairah.

Calik, duduk; bahasa halus dari diuk.

Calikong, nyalikong, korupsi; menggunakan uang atau barang ttitipan untuk kepentingan pribadi.

Calimba, cumalimba, berlinang airmata, tapi tidak jatuh (menggenang).

Calimud, suka mencuri, panjang tangan.

Caluntang atau calutak, lancang; tidak tahu adapt.

Camani, cemani; hitam legam.

Camara, cemara.

Cambal, berkurang kekuatannya (kesaktian, guna-guna, dsb)

Cambewek, camewek, sangat dingin, dingin sekali.

Cambepem, camepem, tembem (pipi).

Camberok, camerok, memakai bedak terlalu tebal dan tidak beraturan, sehingga tidak pantas.

Camberut, camerut, cemberut.

Cambling, ngacambling, berkata tidak karuan seperrti orang mengigau.

Cambutrak, atau camutrak, basah serta berbusa.

Cameot, duduk menyendiri di tempat tersembunyi, seperti sengaja menjauhkan diri dari keramaina karena malu, dsb.

Cameubleu, 1. diam, tidak mengalir (air); 2. berdiam diri, tidak bekerja, bahkan tidak mau berkata sepatah pun; mematung.

Cameuh, bibibr bawah menjulur ke depan melebihi bibir atas.

Camihmil, pipinya agak tembem karena gemuk.

Selanjutnya di page 2:

About these ads

About Badru Tamam Mifka

Badru Tamam Mifka. Lahir di Tasikmalaya, 15 April 1983. Kini tinggal di Bandung.

Diskusi

3 thoughts on “Kamus Sunda

  1. kang kumaha carana donlot kamus bahasa sunda, rada sesah?

    Posted by wawancombat | 22 Februari 2010, 4:08 am

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Kamus Sunda « mifka weblog - 10 Oktober 2009

  2. Ping-balik: Kamus Sunda « mifka weblog - 10 Oktober 2009

Kirim komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: