mifka weblog

[Ruang Belajar dan Berbagi]

Kamus Sunda

Posted by Badru Tamam Mifka pada 10 Oktober 2008


Campaka, cempaka.

Campego, atau camperego, duduk atau jongkok seperti sedang menunggu sesuatu.

Campelak, berani melawan orang tua atau orang yang lebih tua; lancing, kurang ajar.

Campernik, kecil namun menaarik, lucu, atau cantik (misalnya rumah, gadis).

Camplang, kurang atau tidak menarik (pertunjukan, pidato, dsb).

Campleng, genap, penuh (waktu); geus sabulan sampling maneh teu balik-balik, sudah sebulan penuh kamu tidak pulang-pulang.

Campuh, saling menikam, menumbuk musuh (dalam peperangan atau bentrokan ramai-ramai).

Campur, campur.

Pacampur, bercampur.

Cacampuran atau campur gaul, bergaul.

Campurit, cempurit; tangkai pada tangan wayang golek, kulit (untuk menggerak-gerakkannya).

Campoleh, tidak hati-hati, tidak sungguh-sungguh, tidak tekun menghadapi pekerjaan.

Camuil, cacamuilan, makan dengan lahap.

Can, acan, belum.

Candak, bawa; bahasa halus dari bawa.

Candeluk, duduk beberapa waktu lamanya seperti ada yang ditunggu-tunggu.

Candet, nyandet, menahan.

Candung, nyandung, punya istri lebih daari satu.

Dicandung, dimadu.

Canembrang, canembrang herang, amat jernih.

Caneom, agak gelap dan menyeramkan (di hutan, di kuburan, dsb).

Cangangang, nyangangang, menjawab dengan membentak atau marah.

Cangcang, nyancang, menambatkan, mengikat.

Panyancang, uang muka, panjar.

Cangcaya, tidak terlalu percaya, meragukan.

Cangcut, cawat, celana dalam.

Cangkang, kulit buah-buahan, telur dsb.

Cangkaleng, kolang-kaling.

Cangkaruk, nyangkaruk, tersisa.

Cangkeng, pinggang.

Nulak cangkeng, bertolak pinggang.

Cangkewok, nyangkewok, tinggal di tempat yang padat.

Sacangkewok, sedikit, amat sempit (tanah, sawah, dsb).

Cangkem, mulut.

Apal cangkem, hafal namun tidak mengerti isinya.

Cangker, cekatan, lincah, gesit, segar, kuat, sehat.

Cangkeul, pegal-pegal.

Cangking, nyangking, memegang; bahasa halus dari nyekel: nyangking kalungguhan, memegang jabatan (kedudukan).

Cangkol, nyangkol, tersangkut.

Cangkolong, nyangkolong, mengurangi.

Cangkorang bangkong, barang-barang, perabotan rumah tangga, dsb. Yang harganya tak seberapa.

Cangkudu, mengkudu.

Cangkurileung, burung kutilang, kutilang.

Cangogo, atau dingogo, jongkok, berjongkok.

Cangra, cerah; langit terang tidak mendung.

Cangreud, ikatan, simpul,

Cangreud pageuh, simpul mati.

Cangreud mulang, simpul yang mudah dibuka kembali; simpul hidup.

Cantel, kait.

Cacantel, alat yang ujungnya melengkung seperti kaitan.

Nyantel, 1. mengait, tersangkut; 2. arti kiasan; teringat selalu, terkenang-kenang.

Pacantel, saling mengaitkan kelingking tanda berdamai setelah bertengkar ( biasanya anak-anak).

Caos, nyaosan, mengabulkan; memenuhi permintaan; bahasa halus dari nyumponan. Capa, dicapaan, diraba-raba.

Capa-cipi, meraba-raba.

Capang, kacapangan, perkataan yang pada masanya sering diucapkan oleh masyarakat.

Cape, capek, lelah.

Capek, nyapek, mengunyah.

Capek rahem, sering makan tak menentu waktunya.

Capetang, pandai bicara.

Caplak, alat untuk menggarisi sawah yang akan ditanami padi, bentuknya seperti sisir.

Capluk, nyapluk 1. mencaplok; 2. berbicara; bahasa kasaar sekali dari ngomong.

Caram, nyaram, melarang.

Carambang, hiram berbintik-bintik putih (warna bulu ayam).

Carang, 1. jarang; 2. tipis membayang; 3. renggang kurang rapat (anyaman, dsb).

Carangcang tihang, waktu kira-kira setelah pajar, pandangan masih remang-remang.

Carangka,tempat dari anyaman bamboo.

Carangka runtah, 1. tempat sampah; 2. arti kiasan, orang yang suka makan apa saja.

Carecet, saputangan. Careham, geraham.

Carek, 1. ucapan, perkataan; 2. nyarek, melarang; 3. nyarekan, memarahi.

Caremot, berlepotan.

Careraman, tergiur barang orang lain, lalu memintanya.

Carem, punah, musnah.

Careuh, musang, luak.

Carindakdak, berkaca-kaca.

Caringcing, hati-hati, waspada.

Caringin, beringin.

Carios, cerita; bahasa halus dari carita.

Caroge, suami; bahasa halus dari salaki.

Caruluk, buah aren.

Catang, batang pohon yang telah ditebang.

Catet, nyatet, mencatat.

Catrok, ticatrok, terantuk (dagu).

Cau,  pisang.

About these ads

Halaman-halaman: 1 2 3 4 5 6

3 Tanggapan to “Kamus Sunda”

  1. [...] Terakhir Kamus Sunda « … di Kamus Sunda timoty di Pertanyaan Untuk Allah ncevKASEP di Download [...]

  2. [...] Terakhir Kamus Sunda « … di Kamus Sunda Kamus Sunda « … di Kamus Sunda timoty di Pertanyaan Untuk Allah ncevKASEP di [...]

  3. wawancombat berkata

    kang kumaha carana donlot kamus bahasa sunda, rada sesah?

Kirim komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 301 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: