mifka weblog

Blog Pribadi Badru Tamam Mifka

Arsip untuk ‘CATATAN SASTRA:’ Kategori

Maaf Lahir dan Bathin Saya Buat Kalian, Sepanjang Hayat Saya…

Ditulis oleh Badru Tamam Mifka di/pada 20 September 2009

Taqobbalallahu minna wa minkum. Minal aidzin wal fa idzin, mohon maaf lahir & bathin. Untuk teman-teman baik saya, sahabat-sahabat baik saya, dari SD, kuliah sampai universitas virtual alias dunia maya, di manapun kalian berada, maaf bila di hari idul fitri ini tak sempat satu-persatu saya kirim kartu lebaran/ ucapan langsung; maaf bila di hari idul fitri ini saya tak sempat kirim SMS ucapan permohonan maaf saya lagi, soalnya saya kehilangan no. kontak kalian euy, setelah no. simpati saya hilang (oleh sang kakak [tua] yang rajin bersih-bersih kamar, hingga saking rajinnya arsip2 penting saya raib, termasuk no. saya)] dan no. esia saya yang dulu habis masa hidupnya. Jika berkenan, bagi yang belum, kirim lagi dong no. kalian ke email/ pesan pribadi Facebook saya (ini nih salah satu sisi positif Facebook hehehe), sampai hari kemarin sudah ada 12 orang lho teman yang sudah ngirim lagi no. kontaknya, makasih yang segede-gedenya (20 pengirim pertama dapat hadiah wew). Ya, biasanya di hari idul fitri ini saya kirim ucapan/puisi/pantun massal bagi kalian (rajin banget), ini kali gak lagi, lha mau kirim ke mana hahaha. Tapi yang penting, doa saya bagi kalian, semoga kalian dalam keadaan sehat, selalu dalam lindungan kebaikan, dimudahkan rizkinya, sukses lah. Mudah-mudahan kelak kita berjumpa dalam momen-momen yang terbaik dan menggembirakan.
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Ω Catatan Harian | Bertanda: | 1 Komentar »

Hadiah Persahabatan

Ditulis oleh Badru Tamam Mifka di/pada 16 September 2009

Fabel buat Sepupu2ku: Nurma dan Diaz

kambingAda seekor kambing, namanya Igot. Ia kambing yang pendiam dan penyendiri. Igot tinggal di desa seberang yang sepi. Karena di desanya tak ada kambing seusianya, setiap pagi ia sering menyempatkan diri bermain di lapangan desa domba, berharap bertemu teman bermain. Tapi ia sedih, tak ada yang mau menemaninya bermain di sana.

Sementara di desa itu, ada seekor kambing kecil bernama Pico. Ia sedih ketika melihat Igot bermain sendirian. Dalam hatinya Pico tak setuju ketika Arabito, tetangganya, sering mengajak teman-temannya mengejek Igot.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Ω Cerita Binatang | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Catatan Ramadhan (2): Nasehat dari Sebuah Desa

Ditulis oleh Badru Tamam Mifka di/pada 25 Agustus 2009

Ramadhan kali ini memberiku hadiah yang sangat cantik: sebuah perasaan yang hening dan bening, sebening mata air yang aku temukan sepanjang jalan di sebuah desa yang tenang di kaki gunung ini. Setidaknya hal itu terasa setelah persinggahanku menikmati senja Ramadhan di sebuah desa yang telah menumbuhkan ketenangan bathin dan keindahan iman yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. Desa dengan suasana yang cerah dan ramah, dan malam yang melukis cahaya bulan pada daun-daun, jauh dari kebisingan dan kegerahan kota yang penuh benci, dengki, fitnah dan amarah. Inilah desa, tempat yang bagiku bersahabat bagi bahasa rasa, memberi tempat sandaran yang baik bagi pikiran yang lelah, memberi cermin lewat telaganya tentang keseluruhan diri kita, hingga kita rasakan airnya yang sejuk membersihkan diri kita dari seribu debu dan daki yang ditanamkan gemuruh kota. Ya, seperti juga halnya Ramadhan, adalah sebuah “desa kecil” yang sejuk di tengah gerahnya tahun, yang memberi kita waktu yang istimewa untuk belajar membersihkan diri, memberi kita waktu yang istimewa untuk belajar menikmati dan memaknai hari-hari, serta keikhlasan mensyukuri hidup; dan ia juga memberi kita waktu yang paling istimewa untuk belajar mencintai sesama dan menumbuhkan persahabatan yang lebih dekat dengan Tuhan.
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Ω Catatan Harian | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Ingin Tetap Berdoa, Untuk Kesembuhan Ibu

Ditulis oleh Badru Tamam Mifka di/pada 16 Juli 2009

Sakit dalam Waktu Yang Lama
Ibu saya mengalami gejala stroke dalam waktu yang cukup lama. Beberapa kali beliau jatuh sakit. Kini ibu begitu sangat lemah, tak seperti dulu. Ah, penderitaan yang cukup panjang. Alhamdulillah, setelah menjalani perawatan berulangkali, juga berkat doa, ibu tidak mengalami mulut dan lidah yang mencong seperti pada umumnya orang terserang stroke. Tetapi, selama sakit itu, ibu mengalami kelemahan atau kelumpuhan lengan dan kaki–adanya semacam sensasi abnormal pada keduanya, mati rasa sebelah badan, kesemutan, atau terkadang panas seperti terbakar. Hal itu sudah cukup menyedihkan hati saya, menyedihkan kami. Ibu kini sosok yang sangat lemah, rapuh…
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Ω Catatan Harian | Bertanda: , , | 2 Komentar »

Song of Love

Ditulis oleh Badru Tamam Mifka di/pada 3 Mei 2009

Love in your eyes save the rain
For me, life is just the sound of drizzle on dry land
I calculate the prayer
I save the words in the sky
I try to believe the changes day and night
I tried to love you without a doubt
Listen, the voice of the soul that grows in the earth
Move towards the sun,
and running on the strand of hair season

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Ω Poems | Bertanda: , | Leave a Comment »