Bagi sebagian orang, menulis itu mudah. Bagi sebagian yang lain, menulis itu susah. Artinya, kalo bagi sebagian orang bisa mudah, tentunya bagi semua orang juga menulis itu bisa mudah. Sebab, kemampuan menulis gak dianugrahkan Tuhan pada orang-orang tertentu—seperti halnya Tuhan memilih orang-orang tertentu untuk menjadi Nabi dan Rasul. Orang yang lahir dari keluarga penulis memang semestinya bisa menulis, tapi bukan berarti orang yang gak lahir dari keluarga penulis adalah orang yang gak bisa/ susah menulis. Kemampuan menulis adalah milik semua orang, selama ia punya keinginan yang kuat, keberanian dan kerja keras untuk terus berlatih menulis. Banyak penulis besar di negeri ini, ataupun di luar negeri, gak lahir dari keluarga penulis. Tapi mereka pandai menulis, tentu saja itu karena mereka punya kerja keras, pantang menyerah, untuk bisa menulis.
Baca entri selengkapnya »
Arsip untuk ‘Ω Menulis’ Kategori
#Surat 2: Menulis, Gak Hanya Niat!
Ditulis oleh Badru Tamam Mifka di/pada 23 September 2009
Ditulis dalam Ω Menulis | Bertanda: Menulis Gak Hanya Niat, Mulailah menulis | Leave a Comment »
#Surat 1: Membaca Sastra, Menulis Sastra
Ditulis oleh Badru Tamam Mifka di/pada 15 November 2008
Menulis sastra ternyata sangat menyenangkan. Jika kita punya keinginan, ternyata menciptakan karya sastra, baik cerpen, puisi dsb., bukanlah pekerjaan yang penuh derita, jika pekerjaan menulis, dalam bentuk apapun, dijadikan kegemaran atau hobi yang menghibur. Jadikan kegiatan menulis sastra seperti kegemaran mengoleksi benda-benda, bermain game, atau kegemaran bermain sepak bola. Simpan dahulu obsesi membuat karya sastra adiluhung atau keinginan dimuat di media massa. Hiraukan dahulu teori-teori menulis sastra jika rumit. Jangan jadi beban, menulislah seribu cerita dan puisi setiap hari. Di sanalah, kita akan masuk dalam sebuah taman imajinasi yang indah penuh beribu sahabat. Kita melahirkan banyak tokoh-tokoh yang kita inginkan. Kita membuat alur cerita yang kita kehendaki. Kita bermain dengan beribu kata dan cerita, seolah-olah kita tengah menyusun nada-nada di ruang kesunyian, nada-nada yang bersahutan, dan kelak menjelma nyanyian.
Ditulis dalam Ω Menulis | Bertanda: Ω Menulis Sastra, Cerpen, menulis, proses kreatif, Puisi | 2 Komentar »



