mifka weblog

10 September 2002

Pisau Mata Hati

Filed under: Ω Puisi Indonesia — by Badru Tamam Mifka @ 9:08 pm
Tags:

Puisi Badru Tamam Mifka

Tempatkan kembali arus darah itu
pada urat nadiku, wahai mata pisau!
Lalu mengeringlah sebelum shubuh itu.

Setelah matahari hangat di jemari
Setelah tak ada lagi aroma kekasih pada puisi-puisi
Sebab dingin
Sebab angin
Sebab mungkin

Tempatkan kembali setapak jalan di
urat harapanku, wahai mata hati!
Lalu mengeringlah setelah shubuh itu

2002

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Kirim komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: