mifka weblog

21 November 2002

Hari Terbunuhnya Sang Presiden


100_15101

Ketika politik sedang kacau, lonceng malapetaka mulai berdentang di telinga sebuah bangsa. Para pembesar berebut jabatan, ekonomi terpuruk dan korupsi merajalela, sementara rakyat kecil hanya bias merana. Sepasang kekasih yang telah enam tahun menjalin hati harus terpisah karena janji-janji cinta tak kuasa menahan deraan perut lapar yang melilit perih.

Berlatar belakang terbunuhnya presiden Anwar Sadat di Mesir, Naguib Mahfoudz sastrawan Arab peraih Nobel Prize, menuliskan kisah tentang sepasang anak manusia yang tak berdaya tergilas gemuruh masyarakat yang mengalami kekacauan politik. Dan apabila mau menengok, kisah ini mungkin saja juga sedang terjadi tidak jauh dari kita.

Hari Terbunuhnya Sang Presiden

Naguib Mahfoudz

Judul asli:

Yauma Qutila Az-Zaim

Penerjemah: Surgana

Cetakan Pertama, Juli 2000

124 Halaman

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Kirim komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: