mifka weblog

10 Januari 2006

Bila Aku Puisi

Filed under: Ω Puisi Indonesia — by Badru Tamam Mifka @ 9:59 pm
Tags:

Puisi Badru Tamam Mifka

Bila aku puisi, dapatlah kurangkum kau
dalam sebuah kebenaran yang paling sepi
Lalu ada sesuatu yang mesti kita bicarakan tidak hanya
sekedar kebahagiaan-kebahagiaan,
tetapi juga setiap luka-luka yang telah
kita mengerti dan kita rasakan bersama.

Dan telah kita tempati seribu riwayat
tentang daun hijau dan
langit yang bercermin danau
Atau tentang nyanyianmu:
Bila kau luka, akupun dapat luka
Bila perih, kita sama-sama perih

Lalu diantaranya ingin kubacakan kau dengan
suara yang paling pantas, perempuanku.

2006

2 Komentar »

  1. kebenaran yang paling sepi
    mesti kita bicarakan (agar)
    kita mengerti dan kita rasakan bersama

    Bila kau luka, akupun luka
    Bila aku puisi, kaupun puisi
    Bila perih, kita sama-sama perih

    HEHEHE…embung ah…ngabarengan maneh mah

    Komentar oleh Mukasyafah — 22 Februari 2008 @ 7:55 pm |Balas

  2. nya sok teu konsisten didinya mah. kuduna mah mun saya peurih baturan, kitu deui mun saya senang, jauhan ha…ha…

    Komentar oleh mifka — 26 Februari 2008 @ 7:27 am |Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Kirim komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: