mifka weblog

6 April 2006

batas senja

Filed under: Ω Puisi Indonesia — by Badru Tamam Mifka @ 10:10 pm
Tags:

Puisi Badru Tamam Mifka

Jika orang demikian bertahan mencari kebenaran
maka aku ingin tetap menerjemahkan batasmu
diantara senja yang telah pulang
tatapan yang tak mampu berlinang
dan usia ketabahan yang tak lagi terbuang

Jika setiap kerinduan akhirnya kian beranjak sepi
aku diam-diam menjadi keheningan
yang terus mengukur jarak,
menafsir semua rekah do`a yang gundah
dan menanamnya perlahan disepanjang
ladang bahasa hatimu yang lengang
—setiapkali lengang dan panjang

Jika hidup ini demikian singkat, Dik
ia kerapkali adalah hela yang paling sunyi
kelak ia serupa daun berguguran di ujung musim
dan seperti bathin, ia tumbuh disetiap harap
meski bersentuhan dan lepas
berjatuhan dan lepas

Mendekatlah, Dik
jika orang demikian bertahan mencari kebenaran
maka aku ingin tetap mencari batasmu
meski bersentuhan dan lepas
berjatuhan dan lepas…

Cipadung, 06 April 2006

1 Komentar »

  1. batas senja… kelewat batas alias baguss!! pokoke kerenz wis. Diksi’na tepat. Cuman kmu ga perhatiin ejaan’na yak. di+kata tempat itu kan hrs’na dipisah.

    Berkarya truss!!!!

    Komentar oleh Anggraeni — 11 Januari 2008 @ 11:08 pm |Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Kirim komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: