mifka weblog

10 April 2006

Jalang

Filed under: Ω Puisi Indonesia — by Badru Tamam Mifka @ 9:53 pm
Tags:

Puisi Badru Tamam Mifka

Perjalanan ini demikian berjatuhan
sebab setiapkali senja pulang
ada setapak malam menjauh mengiris arah

Aku rangkum leluka dalam muara cinta
menyusuri semua nyeri
lewat kekuatan puisi

Lalu apa yang dapat kita dekap
dalam arti menunggu?
Apa yang dapat kita tangkap
dalam arti mencari?

Kutafsir hadirmu dalam keletihan bahasa
juga seribu diam tengadah mengukur
setiap garis langit yang patah

Dan hidup ini jalang, saudaraku
Ia kerap mengajak kita
bertengkar dengan
harapan dan rasa kehilangan.
Tak henti. Tak hening.

April 2006

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Kirim komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: