mifka weblog

6 September 2007

Alqur’an Tak Pernah Bicara

Filed under: Tak Berkategori — by Badru Tamam Mifka @ 5:17 am

Catatan Harian Tahun 2006

Al-Qur`an memang tak pernah bicara, yang bicara adalah pembacanya. Jika bicaranya kotor, al-Qur`an pun akan bermakna kotor, tetapi sebaliknya, kalau bicaranya bagus, al-Qur`an pun jadi bermakna baik. Kita memang sama-sama hanya bermain dalam permainan tafsir, tapi toh kita memang dihimbau untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Jadi, tentu saja, tafsir yang paling “sahih” adalah tafsir yang senantiasa menjunjung kebaikan. Ya, Kebaikan yang tetap menghargai kemanusiaan dan percaya bahwa al-Qur`an diturunkan untuk manusia, bukan untuk menyakiti manusia…

Jadi, pembacaan terhadap al-Qur`an tidak akan pernah berharga jika ia bicara tentang halalnya darah saudara sendiri dan halalnya kekerasan karena perbedaan pendapat. Jangan sampai al-Qur`an dijadikan alat untuk menindas sesama, untuk memuaskan ambisi kekuasaan dan kepuasan belaka. Saatnya hanya berkiblat pada pembacaan al-Qur`an yang memerdekakan kemuliaan manusia dan menegakkan kemanusiaan…

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Kirim komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: