mifka weblog

6 September 2007

Imajinasi Seksualitas

Filed under: Tak Berkategori — by Badru Tamam Mifka @ 5:39 am

Catatan Harian minggu, 12 Februari 2006

Tetapi, ketika batas dimunculkan dan lenyapnya visualitas tanda-tanda, disaat bersamaan, hadirlah “ruang lain” dengan perayaan kematian segala batas dan mencuatnya kompleksitas penanda sebagai manifestasi proses kegilaan-citra dan mimesis sebuah fiksi dari fakta yang hilang, simulacra yang banal, pemberhalaan fantasi, penjelajahan ingatan sebuah naluri hasrat yang hilang—sebuah paradoksal. Disanalah, imajinasi menjadi tuhan atas dilemma kegamangan-kegamangan dan ambiguitas…

Lantas apa yang terjadi jika imajinasi seksualitas disensor, ditabukan, dipenjara, ditekan, dihilangkan, dilarang, dirantai, dibatasi, diharamkan, direduksi, dibungkam, dikontrol, diperketat, dikurung…?

1 Komentar »

  1. Rasa-rasanya sih… imajinasi seksualitas tidak pernah disensor, ditabukan, dipenjara, ditekan, dihilangkan, dilarang, dirantai, dibatasi, diharamkan, direduksi, dibungkam, dikontrol, diperketat, dikurung… Yang ada adalah dalam hal aktualisasinya…. dalam prilaku real dari seksualitas itu….

    Cara ini justru malah membuka tantangan bagi kreativitas ……

    Komentar oleh Ahmad Gibson al-Bustami — 11 Januari 2008 @ 11:00 pm |Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Kirim komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: