mifka weblog

9 September 2007

Lalu Hujan, Atau Luka

Filed under: Ω Puisi Indonesia — by Badru Tamam Mifka @ 9:38 pm
Tags:

Puisi Badru Tamam Mifka

: 9 September, Tercatat

Lalu hujan, atau luka Lorca
Peluru-peluru
Lalu kita takjub padahuruf-huruf yang
tiba-tiba hidup

Setiap puisi telah lewat jadi saksi
Dan mencibir tanah air

Lalu hujan, atau pena yang
akhirnya menajam menyilet malam
Dan siapa giliran yang mati shubuh ini
di keranda kata-kata?

Lalu hujan, atau luka.
Kita dipaksa untuk bercakap
dengan seribu terka

2007

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Kirim komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: