mifka weblog

8 Juni 2008

Disconnect

Filed under: Ω Dialog Imajiner — by Badru Tamam Mifka @ 4:49 pm
Tags: , ,

Betapa serius aku berdoa. Tengah malam lewat. Melawan kantuk, juga dingin dan sepi. Betapa panjang doa ini, sampai akhirnya suara Tuhan menyapaku…
“Tumben berdoa, Bung,” godanya. Aku cuma mesem. Salah tingkah.
“Ah, tapi kamu gak jauh beda sama hamba-hambaKu yang lain, mau deket aku kalau ada maunya. Kalau gak butuh mah, boro-boro ingat…” ucapan Tuhan mulai bernada sinis. Grrghh, suara jibril menggeram, menatapku tajam.
“Bukan begitu, Tuhanku, kemarin-kemarin aku banyak banget… pekerjaan…”dalihku gugup.
“Maksudmu, kemarin-kemarin bisnis kamu lagi bagus, sekarang lagi mampus?! kemarin-kemarin kamu lagi seneng, sekarang lagi puyeng?!” Tuhan mulai meninggikan suaranya beberapa oktaf. Grrghh, geram Jibril terdengar lagi. Aku makin resah. Seorang kekasih bisa saja aku kibuli. Tapi Tuhan? Ah…
Suasana hening sejenak.


“O ya, Tuhanku, apa kabar kamu?” tanyaku basa-basi, untuk mengalihkan topik pembicaraan.
“Ah, jangan sok akrab!”
Aku makin gelisah. Makin resah. Kalau-kalau…Ah!
“Kamu itu ya, kayak kaum elit pejabat di negerimu saja, ingat rakyat kalau jelang pemilu, kalau ada butuhnya aja…” Tuhan tertawa terbahak-bahak. Jibril disampingnya terkekeh berat.
“Plis, Tuhanku, jangan kamu membuatku terus jadi hamba yang tak percaya diri. Kita ganti saja topik pembicaraan…” ratapku memohon.
“Ok. By the way, denger-denger di negerimu banyak koruptornya ya?” tanyaNya. mendengar itu, jiwa mudaku bangkit.
“Benar, Tuhanku! Korupsi di Indonesia makin menjadi-jadi!”
“Kamu juga korupsi kan?”
“Gak dong! Aku benci korupsi!” sanggahku.
“Maksudku, korupsi yang lain gitu. Korupsi waktu, misalnya. Ada waktunya kamu harus ibadah padaku, tapi malah dihabiskan dengan aktivitas dan kesenangan-kesenangan duniamu. Bukankah itu juga korupsi?” ucapnya sembari melirik Jibril. Yang dilirik menahan tawa.
Aku lemas. Cemas.
“Sebentar, Bung, aku lihat-lihat dulu catatan-catatan amal kamu…” ucap Tuhan. Terlihat ia mengangkat gagang telepon.
“Munkar! Nakir! Coba kalian kirim catatan amal makhluk berkode: 1017051504830005 th. 2008, dari Indonesia, negeri yang penghuninya pada beringas itu lho!”
Tak lama kemudian, faximile berbunyi dua kali dengan nada yang panjang. Hatiku makin tak tenang. Tuhan terlihat memeriksa dua lembar kertas di tanganNya. Ia tampak menggelengkan kepala. Tak lama ia menatapku tajam.
“Intensitas pendekatanmu padaku cuma dapat nilai C. Konsistensi ikhtiar dan kesalehanmu juga dapat nilai C. Tahun ini rapormu merah!!! Pantas saja doamu disconnect!” bentak Tuhan.
Oh may got! Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak!!!

Juni 2008

8 Komentar »

  1. subhanalloh

    bagus sekali euy artikel, bukan….artikel ini mah
    cerpen, bukan juga cerpen…..
    puisi, kayaknya juga juga bukan….

    mungkin ungkapan hati …

    I Guest

    Komentar oleh erikarianto — 7 Juli 2008 @ 8:37 am |Balas

  2. Sangat bagus untuk koreksi diri, tanpa bermaksud menggurui. Salam kenal, Kang :-D

    Komentar oleh frozen — 10 September 2009 @ 4:58 pm |Balas

  3. keren gila,

    biasa aing mbung komen dina blog2 teh, tapi mun si badru mah kapakasa…hehe,

    keren lah guru?

    Komentar oleh godot — 6 Oktober 2009 @ 3:36 am |Balas

  4. keren kang… tapi eta kedahna rokib atid bukan mungkar nakir nu nyatet amal mah hihihih

    Komentar oleh Astrajingga — 21 November 2009 @ 6:55 am |Balas

  5. Amazing kang,,,

    Slam Kenal ah,,

    Komentar oleh ade — 25 Oktober 2010 @ 6:29 am |Balas

  6. mudah2an tepang diditu,,,kang

    Komentar oleh lsmkiber — 6 Januari 2011 @ 7:19 pm |Balas

  7. Saya kopi paste ke blog saya boleh..? Hehehe…

    Komentar oleh ~MHC~ — 22 April 2011 @ 1:09 pm |Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Kirim komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Tema Toni. Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: