mifka weblog

29 Oktober 2008

The Glass Palace; Istana Kaca


Rajkumar memang masih bocah 11 tahun, tetapi dia telah kehilangan seluruh keluarganya karena wabah penyakit. Dia satu-satunya yang selamat. Rajkumar akhirnya harus bertahan hidup dengan membantu nakhoda kapal. Suatu hari dia sampai di Mandalay dan menetap selama beberapa hari di sana, bekerja sebagai tukang cuci piring di sebuah kedai makanan. Tak disangka, itulah awal dari petualangannya.

Di suatu fajar yang kelam, kapal-kapal Inggris menginvasi Burma, gemuruh meriam yang ditembakkan mengguncang negeri itu. Raja terakhir Burma beserta keluarganya pun diasingkan. Rajkumar, yang terjebak dalam kekacauan tersebut, tiba-tiba bertemu pandang dengan Dolly, gadis yatim piatu pelayan ratu Burma, yang sedang lari bersama keluarga kerajaan. Pada detik itu jugalah Rajkumar jatuh cinta.

Bertahun-tahun kemudian Rajkumar bertekad melacak dan menemukan Dolly sang pujaan hati. Seiring perjalanannya, Rajkumar juga belajar berdagang dari seorang Cina dan sukses menjadi saudagar kayu nan kaya raya. Perjalanannya pun sampai di India, tanah kelahirannya, sekaligus tempat keluarga raja Burma diasingkan. Setelah dua puluh tahun pencarian, akankah Rajkumar bertemu dengan cinta sejatinya?

The Glass Palace; Istana Kaca

Diterjemahkan dari The Glass Palace karya Amitav Ghosh

Penerima Penghargaan Sastra Italia, Grinzane Cavour Prize

Terbitan Random House Trade Paperbacks, Inc. New York, tahun 2000

Penerjemah: Reni Indariani

Penerbit Hikmah (PT Mizan Publika)

Cetakan I: September 2008

Tebal 621 Halaman

1 Komentar »

  1. Menarik sekali buku ini… mengharukan.. :(

    Komentar oleh bonekarusia — 16 April 2012 @ 9:49 am |Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Kirim komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: