mifka weblog

13 Februari 2009

Bertanya Soal Cinta

Filed under: Ω Catatan Harian — by Badru Tamam Mifka @ 3:47 am
Tags: , ,

bertanya soal cinta

Bertanya soal cinta itu penting, karena hidup kita tidak akan bahagia tanpa cinta. Meski tak sedikit orang yang menganggap kehidupan cinta tak akan bahagia tanpa harta, tapi toh banyak orang kaya yang hidupnya tak bahagia disebabkan tak memiliki cinta dan banyak pula orang yang hidupnya kekurangan harta tetapi merasa hidup bahagia karena mempunyai kekayaan cinta. Kita punya hak dicintai dan mencintai, seperti tulis Khalil Gibran: “Aku lahir dari keindahan cinta dan kasih sayang, maka aku berhak dicintai dan mencintai…” Cinta bisa universal dalam kehidupan manusia, tetapi dalam ruang tertentu, ekspresi cinta memiliki kebutuhan dan problematikanya sendiri. Dalam kehidupan remaja misalnya, hubungan soal cinta antara laki-laki dan perempuan tak jarang punya permasalahan yang khas. Problem yang sama juga sih bisa jadi menimpa hubungan orang dewasa yang sudah berumah tangga. Nah, apakah aku mencintai orang lain dan/atau apakah orang lain mencintai aku?: adalah dua pertanyaan yang sangat penting, sangat sakral dibandingkan pertanyaan apakah minggu ini ada film Indonesia terbaru atau apakah memasukkan segelas garam ke mulut seseorang akan membuat tenggorokannya meledak? Hm, menurut pendapat saya, pertanyaan “apakah aku mencintai orang lain?” jauh lebih penting ketimbang “apakah orang lain mencintaiku?” Bagaimana menurut kamu?

7 Komentar »

  1. lebih penting “apakah orang lain mencintaiku”
    dari pada “apakah aku mencintai orang lain”
    karena orang lain berhak mencintai kita.
    dari pada kita mencintai orang tetapi orang itu tidak mencintai kita.
    betapa hancur hati kita
    iya kan!!!!!!!!!!!!!

    Komentar oleh ayu imoet — 19 Maret 2009 @ 3:30 am |Balas

    • itu nama na cinta memang membinggungkan….
      v kita harus pisimis uzz
      bahwa orang yang kita cintai itu juga cita pada kita…
      dan terus usaha…??

      Komentar oleh akuzenk — 25 Februari 2010 @ 4:54 am |Balas

  2. lebih penting “apakah orang lain mencintaiku”
    dari pada “apakah aku mencintai orang lain”
    karena orang lain berhak mencintai kita.
    dari pada kita mencintai orang tetapi orang itu tidak mencintai kita.
    betapa hancur hati kita
    iya kan!!!!!!!!!!!!!
    aku juga pernah merasakn itu.
    tenagnlah cinta sejati itu akan datang.
    selagi kita masih mengharapkan kedatngannya.^-^

    Komentar oleh ayu imoet — 19 Maret 2009 @ 3:33 am |Balas

  3. setuju dengan ayu imoet.
    karena kita pantas dicintai daripada mencintai
    sakit tau rasanya orang yang kita cintai tidak cinta sama kita
    hati ini terasa tercabik-cabik
    apalagi orang kita cintai
    cinta sama sahabat kita
    rasanya ingin mati aja.
    yapz….z…
    cinta sejati itu akn datng
    kepada yang masih berharap
    ok thank you

    Komentar oleh chenzy luchu — 19 Maret 2009 @ 3:37 am |Balas

  4. setuju banget
    ma chenzy dan ayu imoet
    memang cinta itu susah di tebak
    ok
    aku kan menunggu cinta itu
    kenalan dong
    di princes@ymail.com

    Komentar oleh irma yani — 19 Maret 2009 @ 3:40 am |Balas

  5. kok aku beda ya..
    menurutku lbh penting bisa mencintai drpd dicintai
    stdknya kt msh pny rs cinta, msh pny hati, msh pny kelembutan.
    bukankah “lebih baik mencintai tapi ditolak drpd membenci dan berhasil”?

    Komentar oleh freak2d'beat — 24 Maret 2009 @ 1:37 am |Balas

  6. apakah kita pantas untuk di cintai
    menjadi pantas untuk di cintai aku rasa lebih penting dari pada kedua pertanyaan itu :)

    Komentar oleh primbon.com — 17 Mei 2009 @ 4:22 am |Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Kirim komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: