mifka weblog

14 April 2009

Sujud Usia di Rakaat 26

Filed under: Ω Catatan Harian — by Badru Tamam Mifka @ 8:46 pm

Sungguh betapa sulit melawan arus usia, betapa susah menghentikan laju detiknya. Sebab usia terdengar seperti suara tangan-tangan gaib yang melintasi ingatan, meninggalkan gema ketukan di sepanjang perjalananku  yang gugup diantara harapan dan kesementaraan. Ternyata menjalani hidup ini seperti berjalan mundur, sebelum akhirnya hancur. Kita bergerak pada arah yang tak berpeta, arah yang tak bisa diterka; arah ketika manusia berusaha mengekalkan silam dengan ingatan yang setengah tenggelam, dan berupaya membaca masa yang akan datang dengan sebutir bintang yang kelak padam. Kita berulangkali bersahutan dengan rencana-rencana yang tak sempurna. Dan kecemasan menemui kita, menyelinap ke dalam ruang kecil diantara jarak cinta dan air mata. Di sanalah diam-diam kita tersesat dalam kesulitan yang letih  membedakan antara kemenangan dan kekalahan, kebahagiaan dan kesedihan, sebelum akhirnya kita tiba pada takdir mimpi yang tiba-tiba sepi, tangis yang benar-benar habis, dan nyawa yang tiba-tiba direbut maut…

Catatan Tak Selesai,  April 2009

1 Komentar »

  1. 110610, YS

    Komentar oleh YAYAT S JAYASANTIKA — 11 Juni 2010 @ 8:09 am |Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Kirim komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: