Belakangan ini saya mulai tertarik dengan banyak kesenian rakyat yang ada di Jawa Barat, salah satunya Tarawangsa. Jenis musik tradisional Sunda ini (masih) bisa ditemukan di daerah-daerah tertentu, salah satunya di daerah yang agak dekat dengan tempat tinggal saya, Rancakalong, di Sumedang. Menurut beberapa sumber, alat musik gesek ini juga bisa ditemukan di daerah Cipatujah-Tasikmalaya dan di daerah-daerah tertentu di Bandung dan Banten. Biasanya, musik Tarawangsa dimainkan oleh 2 orang, yang satu pemain Tarawangsa dan yang satunya lagi pemain jentreng. Jentreng di sini berfungsi sebagai pengiring lagu/ melodi (Tarawangsa). Tarawangsa bisa kita dengar di acara-acara tertentu di masyarakat Jawa Barat. Musiknya yang asyik acapkali diiringi para penari, baik laki-laki maupun perempuan. Mereka menari lembut dan teratur.

Musik indah ini dulunya hanya dimainkan saat menjelang ataupun setelah panen, yang berfungsi sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah, tapi kini juga bisa kita temukan dalam berbagai perayaan khitanan, perayaan proklamasi kemerdekaan, dll. Tarawangsa menggunakan dua kawat yang digesek. Saya pernah mencobanya, tapi bunyinya tak enak didengar :D Tapi ketika para pemain ahli mulai menggesek Tarawangsa dan memetik Jentreng, terdengar sangat menggetarkan, indah dan menghanyutkan. Nah, bagi yang mau denger musik Tarawangsa, saya punya sedikit koleksi yang ingin saya bagi-bagi, mudah-mudahan bermanfaat. :)

Download:

Angin-angin

Buncis

Degung

Jemplang

Limbangan – Badud

Pamapag

Panimbang – Limbangan

Sirna Galih

Tarawangsa

Tarawangsa 4

Kembali ke halaman Musik>>

About these ads