mifka weblog

9 Maret 2010

Saya Harus Berhenti Merokok!

Filed under: Ω Catatan Harian — by Badru Tamam Mifka @ 2:59 am
Tags:

Saya ingin berhenti merokok, setelah bertahun-tahun, karena hanya memberikan kenikmatan sesaat, dan tentu saja kerugian yang besar pada diri saya, juga orang-orang yang dekat dengan saya. Sudah cukup lama pula saya punya niat berhenti, tetapi susah, seperti tengah berperang dengan hawa nafsu saja. Hm, selalu saja merasa susah, betapa cengeng pikiran saya. Sudah saya coba banyak upaya, menjalani tips, dari mulai mengunyah permen karet sampai menenggelamkan diri pada pekerjaan yang tak memungkinkan saya bisa meroko, masih saja belum berhasil. Ah, entah sudah berapa juta batang yang sudah saya hisap selama merokok, entah berapa juta uang yang sudah saya habiskan untuk membeli rokok. Saya tidak tahu, yang saya tahu bahwa saya sangat kesulitan untuk menolak diperbudak sebatang rokok.

Sudah saya lewati pengalaman yang panjang untuk berhenti merokok. Telah saya hayati setiap motivasi. Saya baca puluhan artikel tentang kerugian merokok, masih saja godaan merokok merayu saya. Sudah saya coba pula untuk tidak bergaul dengan para perokok, tetapi hanya akan mengurangi jumlah teman saja. Saya buang semua hal yang mengingatkan saya pada rokok. Namun, ketergantungan saya menabung racun tar-nikotin dalam saraf tubuh saya masih cukup tinggi, setinggi penerimaan negara dari cukai dan pajak rokok. Ah, menghentikan kebiasaan merokok butuh perjuangan yang berat dan kesabaran yang tinggi.

Saya sudah meminta banyak orang untuk membantu saya berhenti merokok. Tetapi tak banyak membantu jika tak ada niat dan komitmen dari dalam diri. Kesadaran untuk berhenti merokok dan memahami kerugian pada kesehatan diri dan orang lain sudah cukup untuk memulai hari-hari tanpa rokok. Kenikmatan sesaat saya sudah mengorbankan bertahun-tahun kesehatan saya. Saya juga sering dihantui sesal ketika ingat bahwa saya sudah bertahun-tahun menyumbangkan banyak asap racun pada anak-anak dan ibu hamil yang tak sengaja menghisap asap rokok saya. Ah, anak-anak, cukup lama saya memberi contoh yang tidak baik di hadapan mereka.

Saya menyesal dulu pernah coba-coba merokok, sampai akhirnya kecanduan, selama bertahun-tahun tak sadar teraniaya dan menganiaya. Hm, memang benar, cara paling efektif untuk tidak merokok adalah tidak pernah sekalipun mencoba sebatang rokok seumur hidup. Tentu saja, bagi yang belum pernah merokok, don’t try, rokok menyuntikkan candu seperti narkoba, sekali mencoba, sudah itu menderita. Bagi yang terlanjur kecanduan dan punya niat ingin berhenti, don’t cry, tak ada yang tak mungkin untuk keinginan hati yang kuat. Ya, seperti hari ini, masih saya nikmati saat-saat saya belajar berhenti merokok. Satu jam saja dapat menahan rokok, saya merasa sudah memenangkan 60 menit pertarungan melawan hawa nafsu. Saya ingin berhenti merokok. Saya harus berhenti merokok. Doakan aku yaaa… (benteng takeshi mode on) :)

9 Komentar »

  1. Didu’akeun cu… Jig, sing keyeng. Tangtu pareng!

    Komentar oleh Ratna — 9 Maret 2010 @ 6:37 am |Balas

  2. Hebat, Kang, semoga berhasil! Saya termasuk salah satu korban. Dalam sehari saya hisap 32 batang = 2 x Rp9.000,00 = Rp18.000,00. Memang kalo diuangkan saja bikin saya “ngahelas” apalagi kalo mengingat efek buruk kesehatan. Tapi … .
    (Saya aktif merokok mulai tahun 2004, jadi sudah 6 tahun. Betul Kang, sekitar tahun pertama saya mampu merokok sebatang saja sehari!)
    Entah kapan saya dapat mengikuti langkah Kang Mifka, saya belum teguh!
    (Kang, numpang pamer. Saya lagi belajar ngisi blog di http://qedems.wordpress.com/. Kalo ada waktu silakan nengok biar saya dapat saran dan bantuan! He he … .)

    Komentar oleh Kalakay — 9 Maret 2010 @ 8:13 am |Balas

  3. kuring diajar ngaroko ti kelas 5 SD ngadurukan duit kolot. ayena kuring ges bebas ngaroko,ngadurukan duit sorangan. karasa geuning jang badru..te ngenah gening nya ngadurukan kesang teh..cape ngala..tapi didurukan…nu menangna kadon panyakit..batur nu serina..karasa ku kuring mah te bisa langsung eren mah..paling ge nga minimalisir..nu tadi 2 bungkus..jadi 2 batang..hese jang badru..mudah-mudahan keur ente m,ah bisa..ngarah jadi motivator keur nu lian..

    Komentar oleh atoe doea tiego — 10 Maret 2010 @ 11:48 am |Balas

  4. ddoakeun ku abi kang,,,

    sami abi ge rencana na mah bulan maret ayeuna teh bade eureun ngaroko,, tp boro2 eureun ngurangan ge hese,,,

    kita saling ngadukung we kang,,

    rencana tahun ayeuna “Bebas Asap Roko 2010”,,, hehe…
    siga penyuluhan ti pemerintah wae nya… hahaha…

    Komentar oleh jang Aris — 13 Maret 2010 @ 5:56 am |Balas

  5. geuning aya nu sanasib nya, kuring ngaroko ti ’94 geus 16 taun kali sbaraha nya? hese…hese… cik aya nu ngabejaan carana meh eureun, mun tos berhasil bejaan sim kuring kang, nuhun, punten ngiring nimbrung kang

    Komentar oleh arief — 15 Maret 2010 @ 3:27 pm |Balas

  6. Punten ngiringan ah Kang,
    Alhamdulillah simkirung mah tos lrn 2 taunan ti cengkraman sakadang rokok teh kang, mung masalahna abdi teu acan tiasa ngalirenan ngicalan rokok tah kang, maklum atuh kang kanggo nyambung kahirupan abdi diajar usaha saalit-aliteun,…

    Komentar oleh bcellcibitung — 29 Maret 2010 @ 2:45 pm |Balas

  7. aku bisa berhenti setelah berumur 50 tahun +/- 40 th aku merokok, ketika aku mau tidur nafasku terasa berat dan … akhirnya aku konsultasi sama dokter.. kalau anda mau melihat cucu dan anda mau sehat atau panjang umur BERHENTILAH merokok .. sebelum istri ,anak, cucu dan tetangga anda kehilangan anda … semoga kita bisa hidup sehat …

    Komentar oleh ghato — 30 Maret 2010 @ 12:38 pm |Balas

  8. Betul kang, susah bgt bwat brenti ngerokok…
    Mulai ngerokok umur 16 Bru brenti umur 21an…
    Awal nya sh emang niat….susah bgt nahan godaaanya,,,

    klo kata c sayah mah yang paling susah nahan godaanya tuh sehari-dua hari pertama….kesananya udah agak berkurang niat buat ngerokonya…,,,

    muga” akang sadayanya bsa brenti ngerokok……

    amieeennnn

    Komentar oleh zWaY — 1 April 2010 @ 9:09 am |Balas

  9. sudah berhenti

    Komentar oleh fajar — 24 Juni 2010 @ 4:58 am |Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Kirim komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: